LAGI!! Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bone Kembali Didanai Kemenristekdikti Melalui Program Kreativitas Mahasiswa
KAREBAPANRITA.COM, BONE - Sebanyak 15 mahasiswa STKIP Muhammadiayah Bone dinyatakan lolos pendanaan, salah satunya proposal dengan judul “Pemberdayaan ibu PKK Desa Matajang melalui pemanfaatan limbah cangkang kemiri sebagai briket arang bakar masa depan” yang diketuai oleh Nining muliana mahasiswa semester 8 program studi pendidikan Ekonomi beserta anggota tim A. Mawar sari semester 8 program studi pendidikan ekonomi, Rismawati dari semester 4 program studi teknologi pendidikan dan A. Nurfaizah Yusuf dari semester 2 program studi pendidikan biologi. Kegiatan PKM (Program kreatif mahasiswa) ini merupakan kompetisi bergengsi bagi seluruh mahasiswa di Indonesia yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kemahasiswaan dan Pembelajaran Kemenristekdikti setiap tahun.
Sejumlah mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bone menggelar penyuluhan pembuatan briket limbah cangkang kemiri secara daring yaitu via zoom untuk mencegah penularan Covid 19. Produksi briket limbah cangkang kemiri tidak begitu familiar di masyarakat khususnya desa matajang dan bahkan ada yang tidak mengetahuinya sama sekali.
“Alasan mengapa kami menciptakan produk ini karena sebagian besar masyarakat desa matajang menjadikan kemiri sebagai sumber mata pencaharian dan selain itu cangkang dari kemiri akan menjadi limbah dan menumpuk jika tidak dimanfaatkan, padahal keberadaannya sangat melimpah. Adanya limbah ini dapat menimbulkan masalah terhadap lingkungan hidup sehingga penanggulangannya perlu dipikirkan, Ujar Nining muliana sebagai Ketua tim. “Selama ini masyarakat setempat belum memanfaatkan cangkang kemiri secara optimal, padahal apabila diolah kembali akan menjadi lebih bermanfaat, Salah satu cara yang dapat ditempuh adalah mengubah menjadi produk yang bernilai tambah dengan memanfaatkan briket limbah cangkang kemiri menjadi arang bakar masa depan sebagai pengganti bahan bakar yang kian menipis” Ujar A. Mawar sari sebagai salah satu anggota tim. Ide tersebut tidak terlepas dari bimbingan Bapak Dr. Muh. Safar M.Pd selaku dosen pendamping, Bapak A.M.Irfan Taufan Asfar, MT., M.Pd dan Bapak A.M. Iqbal Akbar Asfar, MT,M.MPd yang senantiasa memberikan arahan serta motivasi agar kami bisa sampai ketahap ini.